Bodoh.! Berjam-jam aku menghadap pada layar datar dengan
papan ketik sebagai pasangannya, namun sama sekali tak ada kata yang dapat aku
tulis.! Konyol, ini konyol.!! Ketika otak ini memerintahkan jari-jariku
bergerak di atas tombol-tombol itu, tapi tak ada satu katapun yang bisa aku
keluarkan dari otak ini, ahh salah dari hati ini.! Ini resikonya ketika aku
hanya menulis jika sesuai dengan keadaan hatiku saja, karena pada saat hati
sedang kosong, hampa dan tidak merasa apapun, maka tak kan ada kalimat yang
dapat aku tuangkan.! Fix lah aku ini tak cocok jadi penulis.! Apalagi penulis
profesional.!
Inikah rasanya ketika hati tak juga merasakan apa-apa. Sakit
? tidak. bahagia ? tidak. Kecewa ? tidak. Sedih ? Senang ? Cemburu ? Jatuh
Cinta ?? tidak, semua rasa itu tak ada di hati ini, bahkan aku heran dengan
diriku yang saat ini, kemanakah indra perasaku yang satu ini.! Heyyy.! Mati rasakah
aku ??
Hatii!!! Halooooww, hati bersahabatlah.! Aku ingin menulis,
aku ingin kembali merangkai kata-kata menjadi sebuah kalimat penghibur. Jariku sudah
gatal untuk segera berlarian di atas papan ketik ini. Tolonglah, tolong sampaikan
apa yang sedang kamu rasa.! Tolong sampaikan pada otakku, untuk kemudian otakku
memerintahkan jariku untuk segera menulis, ayoo.! Cepat.! Aku ingin segera
menulis.!
Heyyy hati.! Apakah kamu tega membiarkan halaman ini menjadi
kosong hanya karena kamu yang tak kunjung mendapatkan sebuah rasa untuk aku
tuangkan ? tega kah kamu pada diri ini yang tersiksa akan rasa yang menggelitik
ini, rasa menulis yang tidak kunjung bisa terlaksana. Tegakah kamu atas nafsu
menulis yang tertahan di ujung jariku ini.!
Tunggu.! Siapakah yang salah ? hatiku kah ?? atau justru
jariku yang tak mau berlari, jariku yang sedang tidak ingin aku perintahkan
untuk berlari, atau justru mereka kekurangan ion sehingga dia tak mau berlari ??
ahh tidak.! itu terlalu konyol.! Mana mungkin itu terjadi, bodoh.! ._.
Lalu dimana letak kesalahannya, otakku kah ?? otakku yang
tidak bisa memerintahkan jariku untuk menulis, atau otakku yang terlalu lemah
untuk menjelaskan apa yang sedang aku rasa, atau dia yang sedang gesrek
sehingga tak dapat aku ajak kerja sama ?? heyyy, tolonglah.! Siapa yang salah
dalam kasus ini.! Siapa yang salah atas keinginan menulisku yang tertahankan.?
Hay pembaca.! Apa yang sedang kalian lakukan ?? membaca
tulisanku ?? heyy, aku bahkan sedari tadi tak mampu menulis apa-apa.! Lalu apa yang
kalian baca ??
Haha konyol.! Apakah ini termasuk sebuah tulisanku ??
silahkan pikir sedapatnya.! :D

